2 Desember 2019 - 17:36
Ajaran Islam Terlengkap ada pada Maktab Ahlulbait as

Mikhail dalam pengakuannya menyebutkan, Islam banyak corak dan aliran pemikirannya, dan menurutnya ajaran Islam yang terlengkap ada dalam maktab Ahlulbait as.

Menurut Kantor Berita ABNA, Mikhail salah seorang pemuda Rusia yang baru saja muallaf dalam wawancaranya dengan stasiun TV Imam Ridha as berkata, "Rakyat di negara saya jika mereka mengenal dengan baik agama Islam, saya percaya mereka semua akan menerima dan masuk Islam."

Pemuda Rusia yang sebelumnya menganut agama Kristen selama 15 tahun tersebut lebih lanjut mengatakan bahwa pentingnya tabligh dan mendakwahkan Islam itu ke negara-negara mayoritas non muslim. "Karakter masyarakat Rusia bukanlah penganut yang fanatik. Pikiran mereka terbuka dan keterbukaan ini sangat memungkinkan mereka untuk bisa menerima Islam. Dan tentu saja, penerimaan terhadap Islam hanya dimungkinkan jika informasi yang benar mengenai Islam sampai kepada mereka." Ucapnya. 

Lebih lanjut ia memaparkan, "Rusia adalah negara besar, termasuk di dalamnya wilayah-wilayah yang didiami masyarakat muslim. Sebelumnya saya banyak berinteraksi dengan kawan-kawan yang muslim. Dari merekalah saya mengenal Islam dan akhirnya saya tekun mempelajari dan menelitinya bertahun-tahun."

Mikhail menambahkan penjelasannya mengenai awal mula ketertarikannya mempelajari Islam. Ia berkata, "Saya banyak berinteraksi dan berdiskusi dengan teman-teman muslim. Saya tantang mereka untuk menunjukkan kepada saya, apa dalil dan argumentasinya orang-orang Islam bahwa Kristen bukanlah agama yang sempurna. Mereka pun memberikan penjelasan kepada saya, dan menurut saya apa yang mereka sampaikan itu logis dan bisa saya terima. Saya pun akhirnya larut dalam penelitian dan akhirnya mengakui Islam adalah agama yang hak."

"Untuk menyatakan diri secara terbuka saya masuk Islam tidak mudah. Saya diliputi banyak kekhawatiran bahkan rasa takut. Namun teman-teman menguatkan dan mengatakan, itu adalah was-was dari syaitan, sampai akhirnya saya memantapkan diri." Ceritanya. 

"Teman saya berkata, yang wajib dari Islam hanya salat dan puasa, dan itu tidak sulit. Sementara amalan lain, bisa dilakukan jika berkemampuan seperti zakat dan haji. Dan benar, awal saya masuk Islam meski awalnya melaksanakan salat dan puasa itu berat, namun setelah terbiasa menjadi hal yang ringan. Terlebih lagi ketika pengetahuan mengenai Islam saya bertambah, semua yang menjadi kewajiban jauh lebih mudah saya amalkan." Tambahnya lagi. 

Pada bagian akhir wawancara tersebut, Mikhail menyinggung pentingnya penyebaran dakwah Islam di negara-negara mayoritas non muslim. Ia berkata, "Apa yang saya yakini dan nikmati sekarang akan saya sampaikan ke keluarga dan teman-teman saya yang non muslim. Menurut saya mereka tidak masuk Islam karena mereka tidak mengetahui Islam. Jika informasi mengenai Islam sampai ke mereka, saya yakin mereka akan menerimanya."

Wawancara dengan Mikhail berlangsung live dan disiarkan stasiun TV Imam Ridha as di kota Masyhad Republik Islam Iran. Kedatangan Mikhail ke Iran dalam rangka menziarahi makam Imam Ridha as dan situs-situs bersejarah yang terdapat di beberapa kota di Iran. Mikhail dalam pengakuannya menyebutkan, Islam banyak corak dan aliran pemikirannya, dan menurutnya ajaran Islam yang terlengkap ada dalam maktab Ahlulbait as.